Totoharjo – Bencana Tsunami sabtu (22/12/2018) lalu berdampak luas terhadap kehidupan dan aktivitas masyarakat yang berada disepanjang pesisir
barat Lampung Selatan, tak terkecuali dampak gelombang laut setinggi 5 meter tersebut dirasakan oleh Sekolah Sepak Bola ( SSB)
”MERPATI” yang bermarkas di Waymuli. Sarana dan prasarana yang ada hancur dan hilang menurut Yani sang Pelatih dia mengungkapkan
bahwa semua peralatan rusak dan hilang, ” lapangan kita sudah gak bisa di pake lagi karena fasilitas lapangan habis dan hancur terkena
tsunami karena lapangan kita di bibir laut, sarana seperti bola kones dan lain lain hilang semua” papar Yani.

SSB MERPATI yang baru seumur jagung berdiri ini harus mulai dari Nol lagi untuk membangun kembali puing puing harapan mereka yang
luluh lantak, harapan mereka begitu besar untuk mencetak pemain pemain yang bertalenta dan siap bersaing dikancang nasional dan
internasional.
Meskipun baru seumur jagung SSB MERPATI telah mengikut beberapa event baik daerah maupun nasional, beberapa event yang pernah
mereka ikuti antara lain 

1.Open turnamen SFC CUP kalianda tingkat kabupaten

2.LIGA GOCEK usia 10th dan 12th

3.DREAM COME TRUE TIMNAS pelajar untuk ke china U- 13

dan dalam waktu dekat SSB MERPATI ini akan turut dalam ajang Sepak Bola U-11 DREAM COME TRUE tanggal 5 Febuari mendatang, saat
ini mereka tengah mempersiapkan diri dengan segala keterbatasan yang ada, “karena Fasiltas antar jemput kita hancur,jadi sekarang ini kita
berlatihnya di lapangan Desa Totoharjo” papar Yani.
“Untuk saat ini sekertariat saya alihkan di desa totoharjo kecamatan bakauheni ,pokoknya seluruh pusat kegiatan SSB MERPATI saya alihkan
dan saya pusatkan di Desa Totoharjo” Imbuhnya

SSB MERPATI yang dalam keterpurukanya masih sempat memberikan kontribusi kepada para korban bencana Tsunami ini memiliki semangat dan tekad yang besar untuk mendidik siswa siswanya walaupun dengan segala keterbatasan yang ada, semangat kemenangan terpancar dari wajah wajah anak anak didik SSB MERPATI ini.

mungkin masih hangat diingatan kita kisah tentang Adit, bocah yang harus kehilangan Ibunda dan adik tercintanya karena terjangan gelombang tsunami yang menyapu Desa Waymuli tempat tinggalnya, Adit adalah salah satu siswa SSB MERPATI yang memiliki bakat dan talenta yang dapat dibilang bagus dan ini merupakan aset SSB MERPATI yang harus di didik dan dibina agar dimasa mendatang mampu membawa nama Lampung Selatan dipercaturan sebak bola nasional dan internasional.

Kendala yang dihadapi SSB MERPATI saat ini adalah minimnya Pendanaan untuk pengembangan sarana dan prasarana bagi para siswa,
saat ini SSB MERPATI dalam upaya pengembangan dan operasionalnya semua dipenuhi secara swadaya, memang hal ini terasa begitu
berat ditambah lagi apa yang sudah mereka bangun hancur dalam hitungan detik di terjang Gelombang Tsunami tahun lalu.
“karena harapan saya kedepanya SSB MERPATI banyak yang memperhatikan dari dinas maupun swasta hingga bisa menjadi pendukung
perjuangan kami agar mampu bermain di kancah nasional dan internasional” Pungkas Yani.

Pewarta       : Al-Ghurobaa
Penyunting : Al- Ghurobaa
Photo           : Yani

 

Siswa SSB MERPATI saat latihan rutin di lapangan Desa Totoharjo

SSB MERPATI
saat bermain di ajang DREAM COME TRUE TIMNAS pelajar untuk ke china U- 13 di Pahoman Bandar Lampung

 

SSB MERPATI
saat bermain di ajang DREAM COME TRUE TIMNAS pelajar untuk ke china U- 13 di Pahoman Bandar Lampung

SSB MERPATI Saat memberikan santunan kepada Korban Bencana Tsunami di Pesisir Lampung Selatan

 

Adit, Salah satu Siswa SSB MERPATI yang kehilangan Ibunda dan Adiknya saat Gelombang Tsunami (22/12/2018) menggulung rumah mereka

 

One thought on “NASIB SEKOLAH SEPAK BOLA “MERPATI” PASCA TSUNAMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *