Salah satu kebun pisang milik warga di Desa Totoharjo Kecamatan Bakauheni ( photo dibidik hari ini (18/9/2019) oleh Al-ghurobaa)

Bakauheni – Tahun 2019 adalah mimpi buruk bagi para petani dan pekebun, alhasil dari rentang waktu musim kemarau yang panjang ini membawa dampak terhadap tanaman pertanian dan perkebunan. Hampir seluruh tanaman seperti padi, dan tanaman yang membutuhkan asupan air yang tinggi mengalami kekeringan yang berakhir pada kegagalan panen.

Dikecamatan bakauheni Dampak kemarau yang panjang ditahun ini-pun dirasakan juga oleh Pekebun pisang, dimana banyak tanaman pisang mereka yang layu dan meranggas dan tak sedikit pula yang mati Kerena tak ada air yang terserap oleh akar akar pohon.

Menurut masyarakat kemarau tahun ini lebih parah dari kemarau tahun 2018 lalu,
“Tahun lalu masih mending sumber air dikebun kita masih cukup, tapi tahun ini debit airnya nyaris kering” kata salah satu warga.

Menurut pantauan kami memang nampak sekali dampak kemarau tahun ini terhadap tanaman perkebunan khususnya pisang, dari sepanjang desa desa dikecamatan bakauheni terlihat banyak tanaman pisang yang layu dan mati.

Tak banyak yang bisa dilakukan oleh masyarakat kecuali mereka Berdoa agar hujan segera turun dan tamanan tanaman mereka dapat terselamatkan.
(Al-ghurobaa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *