Ilustrasi virus Corona ( poto diambil dari Google.com)

 

Bakauheni – Wabah Virus Corona yang telah melanda Negara China Penyebaran begitu masif, virus yang Penyebarannya melalui udara tersebut diberitakan sudah sampai ke Thailand, Singapore dan konon Sudah sampai ke Indonesia.

Virus corona telah menjadi momok yang menakutkan dikarenakan belum adanya vaksin untuk membunuh virus yang menyerang Manusia dan hewan tersebut.

Dari sudut pandang medis sebagai bentuk tindakan prefentif dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengenakan masker ketika bepergian serta menjaga Kebersihan seperti mencuci tangan sebelum makan.

Dari paradigma agama khususnya Islam, dalam menyikapi fenomena virus corona ini hendaknya setiap muslim hanya takut kepada dengan menambah ketaqwaan dan memohon perlindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala karena segala apa yang terjadi dan menimpa makhluk diatas bumi ini adalah kehendak dan atas kuasa- Nya.

Menyadur dari sebuah artikel di www.problematikaumat.com, ada tulisan yang sekiranya bisa kita jadikan pelajaran dalam menyikapi fenomena Wabah Virus Corona ini.

“Setiap muslim wajib meyakini tidaklah Alloh subhanahu wa ta’ala menetapkan sesuatu kecuali penuh dengan hikmah dan keadilan Alloh ‘azza wa jalla.

Apapun penyakit yang kita dengar sebagai penyakit yang mematikan, semua itu mengingatkan kepada kita betapa lemahnya manusia, dan betapa kuasanya Alloh ‘azza wa jalla atas segala sesuatu.

Sekuat apapun sebuah negeri, seadidaya apapun sebuah negara, bagi Alloh ta’ala mudah untuk membinasakannya dengan sekejap, mudah bagi Alloh subhanahu wa ta’ala mengutus bala tentaranya untuk memusnahkan apa apa yang Dia kehendaki.

Dalam menyikapi berita mewabahnya virus Corona ini, seharusnya setiap muslim segera kembali kepada Alloh subhanahu wa ta’ala, menggantungkan urusannya kepada Alloh subhanahu wa ta’ala.

Bersyukurlah kepada Alloh subhanahu wa ta’ala diselamatkan dari penyakit tersebut, dan mohonlah perlindungan kepada-Nya.

Dalam sebuah hadits Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda:

مَنْ رَأَى صَاحِبَ بَلاءٍ فَقَالَ : الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا إِلَّا عُوفِيَ مِنْ ذَلِكَ الْبَلَاءِ كَائِنًا مَا كَانَ مَا عَاشَ

“Barangsiapa melihat seorang tertimpa bala’ (penyakit dan -pent), kemudian dia berdoa:”

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا

“Segala puji bagi Alloh yang telah menyelamatkan aku dari apa yang Engkau timpakan kepadanya (berupa penyakit), dan (segala puji baginya) yang telah melebihkan aku atas hamba-hambanya”

Siapa membaca doa ini, niscaya dia akan diselamatkan dari bala itu selama dia hidup.

Hadits ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi no. 3431 dan dihasankan oleh Sheikh Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi.”

Mari kita jaga Kebersihan diri ( Rohani dan jasmani – red) kemudian Kebersihan lingkungan dan pola hidup yang sehat. ( Al- G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *