Salah satu sudut Desa Totoharjo yang diselimuti kabut ( poto dibidik oleh Al ghuroba)

 

Totoharjo – Pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan ditandai dengan semakin tingginya curah hujan yang di Mulai sejak minggu-minggu terakhir bulan April hingga bulan Mei.

Musim penghujan adalah saat yang sangat ditunggu-tunggu khususnya oleh para petani dan pekebun di mana mereka membutuhkan air untuk menyirami tanaman mereka dan padi-padi mereka setelah sekian lama dilanda kemarau yang cukup panjang di tahun 2019 lalu.

Namun musim penghujan juga menjadi salah satu momok menakutkan bagi warga yang tinggal di bantaran bantaran sungai atau di lereng perbukitan di mana potensi longsor dan banjir sangat besar.

Musim penghujan juga menjadi salah satu faktor yang potensial terhadap penyebaran bibit penyakit seperti malaria, flu hingga demam berdarah.
Untuk itu warga dihimbau agar selalu menjaga kebersihan rumah masing-masing serta menjaga pola hidup sehat dengan rutin berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin dan protein sebagai salah satu asupan untuk menjaga imunitas tubuh, ditambah lagi dengan semakin meluasnya penyebaran wabah virus Corona, hendaknya hal tersebut semakin membuat kita semua benar-benar dan bersungguh-sungguh dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan ( alg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *