Petugas Pemungut Pajak Desa Totoharjo kecamatan bakauheni

 

Totoharjo – Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB) merupakan salah satu kewajiban seluruh warga negara yang harus di bayar kepada Negara, PBB merupakan salah satu sumber pendapatan Negara yang masuk kas negara kemudian akan digunakan untuk kepentingan rakyat, seperti pembangunan infrastruktur dan lain lain.

Sebagai upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan wajibnya PBB uspika Kecamatan bakauheni menggelar rapat Sosialisasi PBB di Balaidesa Totoharjo, Rabu (29/7).

Rapat Sosialisasi PBB tersebut dihadiri oleh perwakilan 4 Desa di kecamatan bakauheni, yakni Totoharjo, Semana, Kelawi dan Bakauheni.

Dalam sambutannya, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bakauheni, Muhrizal, SH. Menekankan kepada petugas pemungut pajak diDesa agar mendatangi warganya door to door guna memberikan kesadaran akan pentingnya membayar pajak, pajak yang merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah ini akan dikembalikan lagi kepada Desa melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak, kemudian pemerintah Desa ( Pemdes) yang akan mengelola dana tersebut untuk pembangunan Desa.

” Petugas Pemungut pajak DiDesa harus aktif, pajak itu untuk menambah Kas daerah loh salah satu sumber PAD” kata Muhrizal.

Hal senada juga di sampaikan oleh Baheram selaku Kupt pajak wilayah penengahan dan Bakauheni.
Pajak yang memiliki aneka macam jenisnya memang terkadang membuat petugas pajak diDesa mengalami kebingungan karena ketidakpahaman terhadap konteks pajak yang harus dikelola, seperti pajak hotel atau penginapan, rumah kost yang memiliki lebih dari 10 kamar, pajak reklame, pajak parkir dan lainnya.

Hal tersebut disinggung oleh Baheram dalam presentasinya dihadapan Petugas pemungut pajak.

Dengan masih banyaknya wajib pajak yang belum terdata dan terdaftar, hal ini menjadi salah satu kendala pemerintah daerah dalam mendata hasil pajak, dan tentu ini berimbas pada Pendapatan Asli Daerah ( PAD).

Berangkat dari hal tersebut maka pemerintah daerah melalui Petugas pemungut pajak di desa akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya membayar pajak dan menghimbau agar wajib pajak yang memiliki Tanah dan bangunan yang belum terdaftar agar mendaftarkan Tanah atau objek pajaknya kepada Petugas yang ditunjuk oleh Desa untuk mendapatkan Lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT).

Bagi pemohon atau pendaftar wajib pajak yang datang kepada petugas pemungut pajak akan mengisi form Surat Pemberitahuan Obyek Pajak ( SPOP), dengan membawa persyaratannya yaitu Photocopy KTP dan Surat Tanah yang akan didaftarkan.

Adapun Teknis pengisian form SPOP telah di contohkan oleh Upt Pajak kecamatan bakauheni dalam kesempatan rapat Sosialisasi tersebut.

Pewarta: Alg
Editor : Alg
Photo : Alg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.