puing puing Kios Kios pedagang
Gelombang Pasang Sapu Bersih Seluruh Sarana dan Fasilitas Pariwisata Pantai Belebu
Gazebo yang luluh Lantak Oleh Hantaman Gelombang

Totoharjo Post, Gelombang pasang air laut luluh lantakkan areal wisata pantai Belebu Sabtu ( 22/12). gelombang dengan tinggi 4 meter tersebut menyapu bersih belasan bangunan di sekitar pantai, gazebo gazebo yang terletak disepanjang pantai terhempas hingga puluhan meter dan bangunan kios kios tak satupun yang tersisa, Hanya bangunan Mushola yang masih berdiri kokoh ditengah tengah puing bangunan sekitarnya .

Menurut wawi, salah seorang warga yang menyaksikan Detik detik datangnya gelombang pasang menceritakan bahwa gelombang mulai naik.

Pukul 18:00 wib ketika itu tinggi gelombang Sekitar 2 meter hingga mencapai batas jalan Rabat beton, sekitar pukul 09:00 gelombang semakin tinggi hingga mencapai 3 meter dan menghempas areal pantai sebanyak 4 kali kemudian tak lama berselang menyusul gelombang dengan tinggi 4 meter lebih dan menghantam serta meluluh lantakan semua bangunan yang berada dalam radius 30 meter dari bibir pantai.

Gelombang pasang selain memporak porandakan bangunan didaratan juga merusak perahu perahu nelayan yang berada disepanjang pantai.

Dikhawatirkan terjadi gelombang tsunami yang besar aparatur desa menghimbau para warga sekitar lokasi agar waspada dan mengevakuasi para wanita, Orang tua dan anak anak. Kepala Desa Totoharjo bersama Kadus 005 Zainal Abidin dan Kadus 006 Seger pamungkas berada di lokasi bencana untuk mengkoordinir warga nya, dan meminta sebagian warga dari kalangan pemuda untuk tetap stand by di sekitar lokasi Perumahan warga guna mengantisipasi terjadinya tindakan oknum yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan mengingat rumah rumah penduduk hampir semua kosong ditinggalkan penghuninya.

Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Satuan satpol PP turut membantu dilokasi dan menghimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi.

Kepala desa menghimbau para Penduduk dusun Belebu agar menempati Balaidesa Totoharjo sebagai tempat pengungsian sementara hingga dusun mereka Dinyatakan aman.

Dari info yang kami himpun tidak ada korban jiwa Akibat bencana tersebut, hanya saja kerugian ditsafsir mencapai Puluhan juta rupiah yang terdiri dari bangunan, Fasilitas fasilitas wisata dan barang barang dagangan.

Seorang warga mengungkapkan bahwa ini adalah peristiwa pertama kali yang dia alami selama tinggal di dusun Belebu. ” Baru pertama ini disini kena Tsunami, saya shock banget ” ungkapan Seorang warga tersebut “ini adalah peringatan dari Allah agar kita lebih meningkatkan ketaqwaan kita dan menjauhi maksiat” imbuhnya.

Hingga pukul 03:00 dini hari masih nampak sebagian warga yang berjaga jaga di simpang empat belebu yang berjarak kurang lebih 100 meter dari titik lokasi Bencana. ( al-ghurobaa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.