Totoharjo- Keamanan adalah nikmat Allah yang tidak ternilai harganya namun sayang hikmat yang satu ini cenderung banyak yang kufur nikmat, hal ini ditandai dengan masih banyaknya gangguan keamanan dari oknum dan kelompok yang mengotori ketenangan dan kedamaian ditengah masyarakat, baik gangguan keamanan skala kecil hingga skala besar.

Ironisnya, pemantik terjadinya gangguan keamanan cenderung hanya berawal dari masalah sepele dan kesalah pahaman, namun ketika hal itu dicampuri oleh tindakan provokatif dari oknum tertentu maka Chaos-pun tak bisa di hindarkan.

Lampung selatan beberapa tahun terakhir ini mengalami kenaikan grafik tindakan anarkis yang bermuara pada konflik horizontal.

Berangkat dari hal tersebut, pada hari ini (22/5) Desa Totoharjo menggelar penyuluhan tentang keamanan dan ketertiban yang dari sini akan dibentuk
Satuan Tugas (SATGAS) keamanan dan ketertiban disetiap Dusun yang ada, personil Satgas ini akan diambil dari berbagai elemen masyarakat, dari aparatur Desa, Karang taruna, tokoh Agama, hingga Tokoh masyarakat.

Tugas dan Fungsi dari Satgas ini sebagai monitoring, analising dan melaksanakan tindakan preventif dan persuasif demi terciptanya kondisi wilayahnya aman terkendali.
Salah satu Tujuan dibentuknya Satgas ini sebagai kontrol masyarakat, agar ketika terjadi gangguan keamanan di wilayahnya tidak bertindak melampaui batas kapasitasnya sehingga tidak menimbulkan gangguan keamanan yang melebar dan meluas.
“Kalau ada masalah dibawah maka warga harus lapor ke RT atau Kadus jangan bertindak sendiri” kata Muhrizal Effendy dalam sambutannya.
Sekcam Bakauheni tersebut meminta agar masyarakat Desa Totoharjo menyambut antusias program dari Bupati ini, Muhrizal menegaskan bahwa dibentuknya Satgas Keamanan dan ketertiban ini untuk memadamkan titik api gangguan keamanan agar tidak mencuat kepermukaan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Totoharjo , agar masyarakat tidak mudah terprovokasi sehingga memicu tindakan anarkis yang berbuntut pada kerusakan dalam skala besar.
“Warga jangan mudah terprovokasi dan jangan melakukan tindakan yang anarkis, tingkatkan ketaqwaan agar senantiasa kita berjalan diatas kebenaran” kata imam bukhori.

Dari pihak Polsek yang diwakili oleh BhabinKamtibmas juga menambah agar warga tidak mudah percaya terhadap informasi dari seseorang, ” Kalau ada kabar berita harus kroscek dulu kebenarannya, jangan langsung bertindak membabi buta”, katanya.

Program yang dicanangkan oleh Bupati Lampung Selatan memang bukan tanpa alasan, mengingat Lampung Selatan sebagai pintu gerbang masuk sumatera , maka faktor keamanan dan ketertiban merupakan prioritas utama sebagai pendukung derap laju pembangunan daerah.
Karena tanpa didukung dengan kondisi yang aman dan tertib maka pembangunan daerah akan mengalami hambatan yang imbasnya akan memperlambat kemajuan perekonomian masyarakat.
(Alg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.