Pengecoran jalan tanjakan jembatan Dusun Melati Indah ( Erih ), jum’at 8/10. (Photo oleh Alg )

 

TOTOHARJO- Pengecoran jalan kabupaten yang rusak secara swadaya warga Dusun Melati Indah ( Erih ) masih berlanjut hingga jum’at pekan ini (8/10).

“Penambalan badan jalan hari ini lanjutan dari jum’at lalu yang belum kelar” kata Seger Kadus Melati Indah.

Proses Penambalan dimulai dengan membuang lapisan aspal yang telah terkelupas dan membuang tanah yang ada, setelah itu dilakukan penyiraman sebelum dicor dengan adukan beton.

Dibanding dengan jum’at lalu (1/10), pengecoran hari ini nampak lebih banyak konsumsi kubikasi betonnya, menurut pemantauan kami hari ini luas jalan yang dicor kurang lebih 20 meter persegi, dan ini adalah titik yang terparah karena jalan yang ambles relatif lebih dalam.

Nampak beberapa pengguna jalan yang kebetulan melintas di lokasi memberikan kontribusinya secara sukarela.

Banyak pengguna jalan yang memberikan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh warga melati indah dan erih ini.

” kalo nunggu dinas terkait sih gak tau kapan mau di dandanin, pada pura pura buta sih” celetuk salah satu dari mereka.

“Ini kan akses masuk ke tempat wisata, pemerintah kan lagi menggalakkan pembangunan wisata tapi kalau jalannya kayak gini ya gimana mau laku wisatanya” timpal temannya.

Jalan tersebut memang merupakan akses masuk bagi pelancong yang ingin berwisata ke obyek wisata Pulau mengkudu dan pulau Sekepol yang merupakan salah satu destinasi wisata andalan di kecamatan Bakauheni.

Untuk pengecoran pada titik ini diprediksi selesai sebelum sholat jum’at, kemudian jum’at depan (15/10) dilanjutkan pengecoran di 2 titik lagi yang berada di tanjakan cimelati dan tanjakan sebelum simpang duren payung kata Ketua BPD Desa Totoharjo Abdul Malik.

Laki laki yang akrab dipanggil Om Malik ini mengatakan bahwa dirinya dan para warga akan berusaha membenahi jalanan yang rusak sesuai kemampuan demi kenyamanan para pengguna jalan, dan khususnya di Dusun Melati Indah ini ada 3 titik yang harus dibenahi katanya.

“Jum’at Depan kita geser ke arah timur ada 2 titik lagi yang perlu kita cor” Ungkap Abdul Malik.

” Kita akan bagi 2 team, satu di tanjakan cimelati, (red : tepat didepan gang masuk Calon Gedung Tahfidz Alqur’an Uwais Al Qorni) dan team lainnya mengerjakan di tanjakan sebelum simpang Duren Payung. Tutup laki laki berbadan gempal tersebut. ( Alg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *